Monday, October 26, 2026

Rose Tinted Glasses

 

by Morgan Hebard

Hi, Semuanya!

Ada yang pernah denger quotes tersebut?

"To See Life from A Rose Tinted Glasses."

Beberapa tahun belakangan ini, mungkin 3 tahun sebelum dan saat aku mulai menyiapkan diri ku untuk ke jenjang pernikahan, aku mulai berbenah diri. Karena aku tahu, dan sadar, aku ingin memutus pola buruk di kehidupan relationship orang tua. 

Bersyukurnya, aku tidak terlambat terlalu jauh. Di tahun-tahun tersebut, tiba tiba aja dipertemukan dengan akun-akun yang mengajarkan tentang kehidupan dari kacamata spiritual. Dari sisi inner work, shadow work, kehidupan balance antar feminine & masculine, dll (tapi ini kita bahas nanti saja ya... panjang dan banyak.) Dari situ, aku mulai sedikit2 menyelami diri sendiri, mengenal emosi, menyadari pola pola buruk. Walau aku belom paham banget, tapi setidaknya, di dalam diri ini, sudah mulai ada lilin lilin kecil yang menyala dan excited untuk memulai perjalanan batin.

Aku berkoar-koar di dalam hati, "Aku gak mau jadi seperti orang tuaku di kehidupan pernikahanku." Tapi, ternyata pas beneran sudah menikah dan tinggal serumah, disitulah, segala koar-koarku diuji. Gak cukup cuma ngelist pola buruk ortu ku apa saja, tapi disitu, aku dihadapkan kenyataannya. Karena reaksi instan dari trigger pasangan adalah pola buruk ortuku. Maksudnya, reaksi instan ku itu = pola buruk ortuku. 

Seperti yang aku bilang diatas, untung saja, aku 'cepat' menemukan akun-akun tersebut. Jadi, di dalam kehidupan awal2 pernikahan ku itu, akun2 tersebutlah yang membantu mengingat ingat koar ku. Mereka yang membantuku menyelami diri lagi, membantu proses nya, sehingga lebih membuka mata dengan apa reaksi ku. 

Mungkin, kejadiannya berbeda, tapi kan konsep triggernya sama, dan apa reaksi ku? Aku bisa be-reaksi sama persis dengan ortuku, atau aku bisa memilih untuk be-reaksi sebaliknya. Untuk memutus rantai siklus.

Dari situ, aku belajar terus terus terus, memulai terbuka terhadap teknik meditasi dan inner work. Memulai terbuka terhadap ajaran-ajaran spiritual. Tentunya aku berdoa supaya yg aku dapat ya sejalan, dan supaya aku diberikan hikmat selalu untuk filtering.

Dan, gak cuma tentang relationshipku aja yang aku bisa benahi setidaknya tidak mengulang apa yg terjadi di keluargaku. Tapi, aku jadi bisa lihat Dunia dan hidupku melalui ROSE TINTED GLASSES itu. 


Aduh, forewordnya panjang banget yes.


Intinya, aku ngerti maksud ROSE TINTED GLASSES itu di kehidupan nyata. Ketika aku 'memakai' kacamata berwarna Rose itu, aku melihat dunia jadi warna rose yang cantik. Aku gak melihat dunia dengan warna butek dan kelam. Karena aku sudah menggunakan pandangan yang lain dalam melihat Dunia di sekitarku. Aku bisa lihat keindahan2 kecil yang terjadi di sekitarku. Akhirnya, aku bisa paham arti dari quotes itu. Indah sekali :) 

Pageviews

Janice Angelica Liando. Powered by Blogger.